BorobudurPedia

Candi Borobudur | Candi Mendut | Candi Pawon

SITUS CAGAR BUDAYA

Adalah lokasi yang berada di darat dan/atau di air yang mengandung Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, dan/atau Struktur Cagar Budaya sebagai hasil kegiatan manusia atau bukti kejadian pada masa lalu. Tinggalan purbakala yang terdapat di Kawasan Cagar Budaya Borobudur selain Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon adalah Situs Brongsongan, Situs Candi Dipan, Situs […]

SEMENTASI = CEMENTATION

Adalah proses dimana butiran-butiran sedimen direkatkan oleh material lain, dapat berasal dari air tanah atau hasil pelarutan mineral-mineral dalam sedimen atau batuan itu sendiri. Material semennya dapat berupa karbonat (CO3), silika (Si), atau oksida (Fe). Sementasi merupakan salah jenis pelapukan pada batu Candi Borobudur yang sudah terjadi dalam periode yang lama. Namun penanganan pelapukan tersebut masih […]

SATUAN PETUGAS KETERTIBAN

Adalah satuan petugas yang merupakan perbantuan tenaga dari PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dan melaksanakan tugas dalam menjaga ketertiban di area zona I Candi Borobudur. Merupakan bentuk tanggung jawab PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dalam hal ketertiban dan keamanan di Candi Borobudur, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia […]

SAMUDRARAKSA

Adalah nama museum yang berlokasi di zona II Taman Wisata Candi Borobudur. Museum Kapal Samudraraksa tersebut diresmikan pada tanggal 31 agustus 2005. Secara garis besar Museum Kapal Samudraraksa menampilkan tema pelayaran kapal Samudraraksa menuju Afrika, sekaligus sebagai rekonstruksi pelayaran dan perdagangan di masa lampau. Koleksi utama sekaligus sebagai masterpiece museum adalah Kapal Samudraraksa lengkap dengan peralatan pendukung […]

SAMPAH

Sampah merupakan pengotor yang berpotensi menyebabakan penurunan tingkat kelestarian Candi Borobudur. Untuk menanggulangi menurunnya tingkat kelestarian Candi Borobudur maka Balai Konservasi Borobudur melakukan monitoring pengotoran sampah pada struktur dan halaman candi. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui volume dan sebaran sampah pada zona I Candi Borobudur. Apabila sudah diketahui volume dan sebarannya maka tidak lanjut dan […]

SALINITAS

Adalah tingkat garam terlarut dalam air atau tanah. Alat yang digunakan untuk mengukur salinitas disebut salinometer atau refraktometer. Salinometer mengukur salinitas dengan mengukur kepadatan dari air yang akan dihitung salinitasnya, bekerja berdasarkan daya hantar listrik, semakin besar salinitas semakin besar pula daya hantar listriknya. Refraktometer merupakan alat pengukur salinitas yang cukup umum digunakan sebagai pengukur indek pembiasan pada cairan yang akan digunakan […]

RESTORASI

Adalah pemugaran atau pekerjaan perbaikan; bangunan lama yang usianya sudah lebih dari 50 tahun dikembalikan kepada keadaan semula; umumnya bangunan-bangunan kuno yang dilindungi pemerintah dan sebagai cagar budaya. Candi Borobudur sudah mengalami dua kali restorasi, yaitu pada tahun 1907 – 1911 dan 1973 – 1983. Restorasi I dipimpin oleh Theodoor van Erp, sedangkan restorasi kedua […]

REACTIVE MONITORING

Monitoring yang dilakukan oleh UNESCO secara langsung terhadap situs Warisan Dunia apabila terjadi suatu permasalahan. Banyaknya perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Kawasan Borobudur mendapatkan perhatian serius setelah adanya reactive monitoring dari World Heritage Centre (WHC) UNESCO pada tahun 2003 dan 2006. Reactive monitoring adalah proses pemantauan keadaan kelestarian Warisan Dunia oleh WHC UNESCO dan biasanya dilakukan bersama ICOMOS (International Council […]

POSTULE

Postule merupakan salah satu jenis pelapukan yang terjadi pada permukaan batuan Candi Borobudur yang disebabkan oleh proses kimia dan biologis. Postule terbentuk karena pori-pori batu terisi oleh debu dan spora algae atau moss, kemudian pori tersebut tertutup oleh endapan garam. Spora algae atau moss yang ada di dalam pori tumbuh. Pertumbuhan organisme tersebut akan mendesak […]

Scroll to top