BorobudurPedia

Candi Borobudur | Candi Mendut | Candi Pawon

Bahan

ANDESIT

Merupakan suatu jenis batuan beku vulkanik dengan komposisi antara dan tekstur spesifik yang umumnya ditemukan pada lingkungan subduksi tektonik di wilayah perbatasan lautan seperti di pantai barat Amerika Selatan atau daerah-daerah dengan aktivitas vulkanik yang tinggi seperti Indonesia. Nama andesit berasal dari nama Pegunungan Andes, batuan keras. Batu penyusun Candi Borobudur menggunakan batu andesit.

AKUADES

adalah air hasil proses penyulingan atau distilasi. Proses penyulingan menyebabkan air yang dihasilkan menjadi lebih murni dan sangat sedikit mengandung senyawa-senyawa terlarut. Akuadest digunakan pada pekerjaan laboratorium dan konservasi di lapangan. Di laboratorium akuades digunakan untuk membuat larutan pereaksi untuk analisis dan percobaan. Pada konservasi terhadap cagar budaya, akuades digunakan sebagai pembersih dan pelarut bahan-bahan […]

AKUABIDES

adalah air hasil penyulingan dua kali. Akuades yang diperoleh dari proses penyulingan pertama disuling kembali untuk menghasilkan akuabides. Penyulingan dua kali membuat air semakin murni. Akuabides terutama digunakan untuk pekerjaan analisis laboratorium yang membutuhkan pereaksi dengan kemurnian tinggi, misalnya analisis sampel dengan kadar analit yang sangat rendah. Beberapa parameter yang diukur pada sampel yang diambil […]

AGREGAT

adalah sebuah campuran pasir dan batu, komponen utama dari beton. Bahan berupa butiran mineral yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran mortar yang jumlahnya kurang lebih 70% dari seluruh material mortar. Agregat dapat berupa material alam dan material buatan. Contoh material alam adalah bubukan batu dan pasir, sedangkan material buatan berupa bubukan bata dan bubukan […]

ADDITIVE

adalah bahan tambahan yang ditambahkan pada mortar yang berfungsi sebagai penguat, pengeras ataupun sebagai pewarna. Contoh bahan tambahan pada mortar antara lain epoksi resin, silikatek, serat/fiber, karbon dari arang. Epoksi resin pernah digunakan sebagai campuran dalam mortar saat pemugaran tahap II Candi Borobudur tahun 1973-1983.

AC 322

adalah bahan Biosida yang digunakan untuk menghilangkan faktor biologis (jamur, algae, lichens, lumut) yang dapat melapukkan batuan Candi Borobudur. Komposisi bahan ini terdiri dari campuran EDTA (ethylenediaminetetraacetic acid), sodium bikarbonat (NaHCO3), ammonium bikarbonat (NH4HCO3), karboksimetil, deterjen, dan desinfektan. Di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa, AC322 biasa disebut dengan AB57. Bahan ini sudah tidak digunakan lagi untuk […]

Scroll to top