REACTIVE MONITORING

Monitoring yang dilakukan oleh UNESCO secara langsung terhadap situs Warisan Dunia apabila terjadi suatu permasalahan. Banyaknya perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Kawasan Borobudur mendapatkan perhatian serius setelah adanya reactive monitoring dari World Heritage Centre (WHC) UNESCO pada tahun 2003 dan 2006. Reactive monitoring adalah proses pemantauan keadaan kelestarian Warisan Dunia oleh WHC UNESCO dan biasanya dilakukan bersama ICOMOS (International Council for Monuments and Sites) yaitu badan penasehat WHC. Hasil pemantauan ini menyatakan bahwa pelestarian dan pelindungan terdapat lanskap Kawasan Candi Borobudur sangat diperlukan. Pernyataan ini dinyatakan dalam Mission Report oleh WHC-ICOMOS tahun 2006 yang menyebutkan bahwa perlindungan terhadap lingkungan/lanskap tidak hanya penting untuk pelestarian nilai penting (Outstanding Universal Value) dari warisan dunia saja tetapi juga untuk pembangunan berkelanjutan jangka panjang masyarakat lokal.

Tags: No tags

Leave a Comment