John Miksic

Adalah guru besar arkeologi di National University Singapore yang banyak menulis tentang Candi Borobudur. Salah satu karya John Miksic yang terkenal berjudul Golden Tales of the Buddha. Dalam bukunya tersebut banyak membahas tentang Candi Borobudur.

Ismijono

Adalah tokoh yang terlibat dalam kegiatan pemugaran Candi Borobudur tahun 1973-1983. Lahir di Magelang pada tanggal 28 Maret tahun 1951. Setelah mendapat mendapat pendidikan dan pelatihan selama tiga tahun di bidang Tekno Arkeologi di Borobudur pada tahun 1971-1974. Pada tahun 1975 – 1983 diangkat menjadi Kepala Sektor Teknologi Proyek Pemugaran Candi Borobudur.

Gunadharma

Adalah nama tokoh yang dipercaya oleh masyarakat sebagai arsitek pembangunan Candi Borobudur, yang kemudian nama tersebut diabadikan sebagai nama sebuah taman / lapangan Gunadharma dan juga dikaitkan dengan keberadaan Bukit Menoreh di selatan candi. Sebagian masyarakat di sekitar Candi Borobudur mempercayai Bukit Menorah merupakan perwujudan sang tokoh Gunadharma yang sedang tidur setelah lelah membangun candi.

DAOED JOESOEF

adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 1978 – 1983 dalam Kabinet Pembangunan III. Lahir di Medan, Sumatera Utara, 8 Agustus 1926. Ia dilahirkan dari pasangan Moehammad Joesoef dan Siti Jasiah asal Jeron Beteng, Yogyakarta. Dia menikah dengan Sri Sulastri dan dikaruniai anak Sri Sulaksmi Damayanti.


Daoed memperoleh gelar sarjana ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1959). Setelah itu ia meneruskan studinya ke Sorbonne, Perancis dan meraih dua gelar doktor, yakni Ilmu Keuangan Internasional dan Hubungan Internasional (1967) serta Ilmu Ekonomi (1973).

Daoed Joesoef adalah salah seorang tokoh yang ikut mendirikan CSIS (Centre for Strategic and International Studies), sebuah tangki pemikir yang banyak dimanfaatkan sumbangannya oleh pemerintahan Orde Baru. Dalam kehidupan sehari-harinya, Daoed Joesoef mempunyai kegemaran melukis. Setelah pulang dari pendidikan di Perancis, Daoed Joesoef merupakan tokoh yang mendorong proyek pemugaran Candi Borobudur. Selain mampu meyakinkan Pemerintah, beliau juga melakukan diplomasi internasional melalui sidang UNESCO.

Pengaruh diplomasi internasional beliau sangat besar, sehingga UNESCO bersedia berperan aktif dengan memberikan dana dan bantuan ahli selama proyek pemugaran. Upaya diplomasi dan program UNESCO untuk membantu penyelamatan situs cagar budaya selanjutnya membuka kesadaran internasional untuk melakukan usaha bersama dalam pelestarian.


Usaha bersama oleh negara-negara anggota UNESCO ini kemudian dirumuskan dalam konvensi tentang pelindungan situs budaya dan alam dunia (1972), yang melahirkan sistem warisan dunia (world heritage). Proyek pemugaran Candi Borobudur berlangsung intensif pada era Daoed Joesoef menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1978-1983).


Dr. Daoed Joesoef (sumber: http://www.pmbs.ac.id)

A.J. BERNET KEMPERS

adalah ahli purbakala Belanda yang memimpin Kantor Urusan Barang-Barang Purbakala pada tahun 1947. Pada tahun 1951 – 1953, memimpin Dinas Purbakala; selanjutnya pada tahun 1976 menulis buku berjudul Ageless Borobudur. Dalam buku tersebut, A.J. Bernet Kempers memperkirakan pembangunan Candi Borobudur pada abad ke-VIII yang didasarkan pada tulisan-tulisan pendek yang terdapat relief Karmawibhangga.

Shopping Basket