PELITA BOROBUDUR

Adalah buku-buku tentang pemugaran Candi Borobudur kedua (1973 -1983). Buku ini diterbitkan oleh Proyek Pelita Restorasi Candi Borobudur mulai tahun 1972. Buku ini terdiri dari 4 seri yaitu seri A sebanyak 11 nomor (Seri A No. 1, Seri A No. 2, Seri A No. 3, Seri A No. 4, Seri A No. 5, dan Seri A No. 6), Seri B terdiri dari 4 nomor (Seri B No.1 sampai Seri B No.12). Seri C terdiri dari 3 nomor (Seri C No. 1, Seri C No. 2, Seri C No. 3), dan Seri CC terdiri dari 11 nomor (Seri CC No. 1 sampai dengan Seri CC No. 11).

PELINDUNGAN

Adalah upaya mencegah dan menanggulangi dari kerusakan, kehancuran, atau kemusnahan dengan cara Penyelamatan, Pengamanan, Zonasi, Pemeliharaan, dan Pemugaran Cagar Budaya.

Konsep pelindungan yang dilaksanakan di Kawasan Borobudur adalah penyelamatan temuan cagar budaya, pengamanan, zonasi, dan pemeliharaan Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Di zona I diperbolehkan dibangun suatu bangunan untuk kepentingan pelindungan. Di Candi Borobudur adalah pos keamanan dan bungker pemeliharaan, sedangkan di Candi Mendut adalah bangunan bungker pemeliharaan.

PASIR

Adalah material yang dihasilkan dari pengikisan endapan-endapan yang timbul akibat dari erosi, aliran air, gelombang laut, dan angin. Pasir sebagian besar tersusun dari kuarsa dan feldspar. Butir yang berukuran 1 – 2 milimeter disebut pasir kasar, dan yang berukuran 1/16 – 1/8 milimeter disebut pasir halus. Di pelataran Candi Borobudur yang tidak ditanami rumput ditutupi dengan pasir agar terlihat lebih rapi dan tidak becek.

PAGAR

Adalah batas suatu area atau wilayah yang dapat berbentuk bangunan permanen (tembok), besi, galvanis, kawat, bambu, atau tanaman perdu. Di Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur antara zona I dalam dan zona I luar dibatasi dengan pagar besi bercat hijau, begitu pula antara zona II dan zona III. Pagar tersebut cenderung berfungsi sebagai salah satu upaya untuk mempermudah pengamanan Candi Borobudur.

MUSEUM

Merupakan tempat menyimpan barang-barang berharga yang memiliki nilai-nilai sejarah; gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno.

Untuk melengkapi koleksi area Candi Borobudur dan sekaligus sebagi tempat menyimpan batuan lepas yang tidak terpasang atau belum dapat terpasang di Candi Borobudur, di zona II terdapat museum yang disebut Museum Borobudur.

Koleksi museum ini selain batu-batuan candi, juga terdapat arca dan koleksi arkeologi lainnya yang ditemukan di sekitar daerah Borobudur. Selain itu, pada Museum Borobudur disediakan pula informasi mengenai relief tertutup, yaitu relief Karmawibhangga yang berupa foto repro relief tersebut.

MURI

merupakan akronim dari Museum Rekor Indonesia, salah satu museum yang terdapat di Zona II Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, yang koleksinya merupakan suatu benda yang dianggap memecahkan rekor seperti jubah terbesar, patung Buddha terkecil, atau manusia tertinggi.

MIKROTREMOR

adalah getaran tanah yang sangat kecil dan terus menerus yang bersumber dari berbagai macam getaran seperti lalu lintas, angin, getaran lalu lintas kendaraan, mesin-mesin industri, gelombang laut, aktivitas manusia dan getaran alamiah tanah.

Mikrotremor dapat juga diartikan sebagai getaran harmonik alami tanah yang terjadi secara terus menerus, terjebak dilapisan sedimen permukaan, terpantulkan oleh adanya bidang batas lapisan dengan frekuensi yang tetap, disebabkan oleh getaran mikro di bawah permukaaan tanah dan kegiatan alam lainnya. Mikrotremor mempunyai frekuensi lebih tinggi dari frekuensi gempabumi, periodenya kurang dari 0,1 detik yang secara umum antara 0.05 – 2 detik dan untuk mikrotremor periode panjang bisa 5 detik, sedang amplitudenya berkisar 0,1 – 2,0 mikron.

Penelitian mikrotremor dapat mengetahui karakteristik lapisan tanah berdasarkan parameter periode dominannya dan aktor penguatan gelombangnya (ampliikasi). Mikrotremor ini sering digunakan dalam bidang prospecting untuk perancangan bangunan tahan gempa, dan juga untuk penyelidikan struktur bagunan terhadap kerusakan akibat gempa (Kanai, 1983).


Pengukuran mikrotremor menggunakan seismograf khusus yang disebut mikrotremormeter, yaitu dua pengukuran yang pertama, yaitu pengukur amplitudo dan periode. Saat ini pengukuran mikrotremor dengan seismograf tipe digital periode bebas (digital broadband seismograph) yang dilengkapi program analisis spektrum.

Pengukuran mikrotremor penting dilakukan pada cagar budaya untuk memonitor stabilitas strukturnya, termasuk Candi Borobudur maupun Candi Mendut dan Candi Pawon.

MIKROBIOLOGI

berasal dari kata microbios dan logosMicro artinya kecil atau sangat kecil, bios artinya mahluk hidup, dan logos artinya ilmu pengetahuan. Sehingga mikrobiologi adalah cabang dari ilmu biologi yang khusus mempelajari tentang mahluk hidup yang berukuran sangat kecil.

Mahluk hidup tersebut antara lain, bakteri, algae, jamur tingkat rendah, kapang dan sebagainya. Mikrobiologi menjadi salah satu ilmu yang berperan penting dalam konservasi Candi Borobudur.

Shopping Basket