WISATAWAN MANCANEGARA

Adalah wisatawan yang berasal dari berbagai negara di belahan dunia. Candi Borobudur sebagai daerah tujuan utama di Indonesia banyak menarik perhatian dan dikunjungi oleh wisatawan yang berasal dari berbagai negara seperti Cina, Jepang, Taiwan, Australia, Perancis, Jerman, Inggris, dan lain-lain. Wisatawan asing yang berasal dari daratan Asia seperti Jepang, Hongkong, dan Taiwan yang berkunjung ke Candi Borobudur tidak hanya untuk berrekreasi, tetapi juga menyempatkan diri untuk beribadah. Sebelum mereka menikmati keindahan candi, para wisatawan ini beribadah terlebih dahulu dengan melakukan pradaksina mengelilingi candi searah jarum jam mengikuti adegan-adegan relief yang dipahatkan pada dinding dan pagar langkan, atau mereka langsung naik ke tingkat arupadhatu sambil mengelilingi stupa induk. Pada tahun 2016, kunjungan wisatawan Nusantara mencapai sekitar 300 ribu orang.

UKIRAN

Adalah benda-benda yang dihasilkan dengan cara mengukir. Pada umumnya ukiran memiliki penampilan halus karena dikerjakan secara hati-hati dengan menggunakan alat-alat berukuran kecil, walaupun di awal proses pengerjaan dipergunakan pula pemahatan untuk memperoleh model dari bentuk yang diinginkan.

TIKET

Adalah penanda pengunjung sudah membayar dan berhak/sah untuk memasuki area yang dijadikan sebagai sebuah objek wisata atau tontonan, biasanya berupa selembar kertas bertulisan atau bergambar tentang objek/tontonan yang ditawarkan. Untuk masuk kawasan taman wisata Candi Borobudur pengunjung membeli tiket terlebih dahulu di loket yang telah disediakan oleh pengelola dibawah PT Taman Wisata Candi Borobudur.

TEKNO ARKEOLOGI (TA)

Tekno arkeologi pada Proyek Pemugaran Candi Borobudur adalah suatu sistem kerja pemugaran cagar budaya yang kegiatannya tidak hanya berorientasi pada kaidah-kaidah teknis bangunan tetapi juga pengetahuan tentang kepurbakalaan. Pekerjaan pemugaran yang menjadi ranah kerja tekno arkeologi adalah penurunan batu pagar lagkan, pencocokan batu temuan (anastilosis), pemetaan kedudukan candi dan situsi, penggambaran candi, pembongkaran batu candi, dan pemasangan drainase dan struktur penguat. Sama halnya dengan khemiko arkeologi, para teknisi tekno arkeologi diambil dari yang berlatar belakang ilmu pasti (IPA).

TANAH LIAT = LEMPUNG ; LANAU

Adalah partikel mineral berkerangka dasar silikat yang berdiameter kurang dari 4 mikrometer. Lempung mengandung leburan silika dan/atau aluminium yang halus. Unsur-unsur silikon, oksigen, dan aluminum adalah unsur yang paling banyak menyusun kerak bumi. Lempung terbentuk dari proses pelapukan batuan silika oleh asam karbonat dan sebagian dihasilkan dari aktivitas panas bumi.

Lempung membentuk gumpalan keras saat kering dan lengket apabila basah terkena air. Sifat ini ditentukan oleh jenis mineral lempung yang mendominasinya. Mineral lempung digolongkan berdasarkan susunan lapisan oksida silikon dan oksida aluminium yang membentuk kristalnya. Golongan 1:1 memiliki lapisan satu oksida silikon dan satu oksida aluminium, sementara golongan 2:1 memiliki dua lapis golongan oksida silikon yang mengapit satu lapis oksida aluminium. Mineral lempung golongan 2:1 memiliki sifat elastis yang kuat, menyusut saat kering dan memuai saat basah. Karena perilaku inilah beberapa jenis tanah dapat membentuk kerutan-kerutan atau “pecah-pecah” bila kering.

Shopping Basket