SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM)

Adalah sebuah mikroskop elektron yang didesain untuk menyelidiki permukaan dari objek solid secara langsung. SEM yang ada di Balai Konservasi Borobudur memiliki perbesaran 35 – 200.000 kali. Pada konservasi Candi Borobudur SEM dipakai untuk mengetahui topografi (ciri-ciri permukaan dan teksturnya) dan morfologi (bentuk dan ukuran dari partikel) objek, seperti batu candi maupun lumut, alga, dan endapan garam yang ada di permukaan batu candi.

SCALPEL

Adalah mata pisau beserta pegangannya yang digunakan untuk memotong suatu sampel yang keras. Scalpel ini terdiri dari 2 bagian yaitu bagian mata pisau dan bagian gagang pisau. Scalpel biasa dipakai untuk mengambil sampel endapan garam di permukaan batu Candi Borobudur .

SAPU LIDI

Adalah jenis peralatan yang digunakan dalam pemeliharaan Candi Borobudur. Penggunaan sapu lidi ini terbagi menjadi 2 jenis. Sapu lidi jenis pertama dalam ukuran normal yang digunakan untuk membersihkan/menyapu halaman dan lereng Candi Borobudur dari berbagai kotoran seperti sampah dan lain-lain. Sapu lidi Jenis kedua dalam ukuran panjang sekitar 15 cm dan diambil pada bagian yang tidak terlalu keras, digunakan untuk pembersihan kering Candi Borobudur. Sapu lidi ini digunakan untuk membersihkan mikroorganisme seperti lumut dan alga yang menempel di batu Candi Borobudur.

RAK TABUNG REAKSI

Adalah alat yang terbuat dari kayu atau besi digunakan sebagai tempat untuk meletakkan tabung reaksi. Rak tabung rekasi digunakan untuk meletakkan tabung reaksi dalam analisis material maupun lingkungan Candi Borobudur dalam rangka monitoring pelestarian dengan menggunakan instrumen AAS dan spektrofotometri. Selain itu rak tabung rekasi juga digunakan untuk meletakkan tabung reaksi yang berisi peremajaan stok jamur maupun mikroba lainnya dari batu Candi Borobudur.

RAIN GAUGE

Adalah alat yang digunakan untuk mencatat intensitas curah hujan dalam kurun waktu tertentu. Rain gauge merupakan salah satu alat yang terpasang di stasiun klimatologi Balai Konservasi Borobudur yang digunakan untuk monitoring mikroklimatologi Candi Borobudur dan lingkungannya.

PROPIPET = BOLA PIPET

Adalah alat yag terbuat dari karet digunakan untuk memompa larutan agar keluar dan masuk pada pipet volume. Karet sebagai bahan filler merupakan karet resisten bahan kimia. Filler memiliki 3 saluran yang masing-masing saluran memiliki katup. Katup yang bersimbol A (aspirate) berfungsi untuk mengeluarkan udara dari gelembung. Katup simbol S (suction) merupakan katup yang jika ditekan maka cairan ujung pipet akan tersedot ke atas. Katup simbol E (exhause) berfungsi untuk mengeluarkan cairan dari pipet ukur atau pipet volume.

  • digunakan untuk memompa larutan yang menunjang kegiatan analisis laboratorium maupun percobaan pengujian bahan konservan dalam rangka pelestarian Candi Borobudur dan cagar budaya lainnya.

POT

Adalah wadah terbuka untuk menanam bunga. Biasanya terbuat dari keramik atau kayu dan berukuran relatif tidak besar sehingga mudah dipindah-pindahkan. Banyak terdapat penggambaran pot pada relief Candi Borobudur baik sebagai relief dekoratif maupun dalam relief cerita.

PISAU

Adalah alat yang digunakan untuk memotong sebuah benda. Pisau terdiri dari dua bagian utama, yaitu bilah pisau dan gagang atau pegangan pisau. Bilah pisau terbuat dari logam pipih yang tepinya dibuat tajam. Tepi yang tajam ini disebut mata pisau. Pisau juga terdapat dalam penggambaran relief Candi Borobudur.

PIRING

Adalah wadah terbuka bermulut besar terbuat dari keramik atau kayu dengan tepian melebar dan dasar yang rata. Umumnya piring memiliki kaki yang rendah, walaupun ada pula yang tidak berkaki. Piring memiliki cekungan di bagian tengahnya sebagai tempat menampung makanan. Berdasarkan bentuknya tipe piring dapat dibedakan menjadi platesoucer, dan dish. Dalam Bahasa Indonesia plate disebut piring ceper. Cekungannya rendah dan datar dengan bibir melebar yang juga dibuat mendatar. Dish lebih dikenal sebagai piring makan, permukaannya cekung mirip mangkuk walaupun tidak terlalu dalam. Bibirnya melebar dan membentuk sudut. Soucer lazim disebut piring buah. Jenis piring ini tingginya relatif rendah dan tidak memiliki bibir. Soucer ada yang berkaki ada pula yang tidak. Kakinya dibuat rendah seperti jenis-jenis piring lainnya. Piring berukuran besar disebut pinggan. Pada bagian dasar piring sering ditemukan informasi tentang nama perusahaan pembuatnya. Penggambaran piring ini banyak terdapat pada relief Candi Borobudur.

Shopping Basket