Ensiklopedia Borobudur

 

 

Abu

adalah partikel halus hasil pembakaran sempurna bahan-bahan organik (hewan, tumbuh-tumbuhan, dan manusia) atau bahan anorganik mirip debu hasil letusan gunung berapi, sisa yang tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap. Peristiwa bencana alam erupsi Gunung Merapi tahun 2010 dan

 


Airtanah

adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah. Air hujan yang jatuh di teras Candi Borobudur akan meresap masuk ke dalam tanah bukit menjadi airtanah, karena batu candi di bagian ini tidak mempunyai lapis

 


Alami

adalah hal yang berkaitan dengan alam atau bersifat alam. Bahan-bahan alami yang dipergunakan dalam suatu tindakan konservasi bersumber dari alam atau berkaitan dengan alam. Adanya sifat alami pada bahan menyebabkan tindakan konservasi yang dilakukan akan lebih aman dan efisien.

 


Alveol

adalah lubang kecil pada permukaan batu, yang terbentuk setelah postule pecah atau meledak (seperti bekas jerawat pada wajah).

 


Anastilosis

adalah istilah arkeologi yang merujuk kepada teknik rekonstruksi atau pemugaran reruntuhan bangunan, di mana sebisa mungkin elemen-elemen arsitektural asli digunakan semaksimal mungkin dalam bangunan yang dipugar. Istilah ini juga kadang digunakan untuk merujuk upaya rekonstruksi serupa untuk menyatukan kembali

 


Ancaman

adalah setiap usaha dan kegiatan dengan segala bentuknya baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai dapat berpotensi membahayakan kelangsungan berfungsinya Obyek Vital Nasional. Sebagai Cagar Budaya, Warisan Budaya Dunia, maupun Obyek Vital Nasional, Candi Borobudur

 


Arsip Pemugaran Borobudur

adalah arsip yang terkait dengan pemugaran candi Borobudur. Arsip tersebut tersimpan di Balai Konservasi Borobudur. Ada 2 (dua) jenis arsip pemugaran Borobudur, yaitu arsip pemugaran pertama (1907 – 1911) dan arsip pemugaran kedua (1973 – 1983). Arsip pemugaran pertama

 


Artefak

adalah semua benda yang diubah atau dibuat oleh manusia dari bahan-bahan alam untuk mendukung kehidupan manusia. Contoh artefak yang ditemukan di daerah Candi Borobudur adalah stupika dan gerabah. Bagian-bagian Candi Borobudur juga termasuk artefak.

 


Bimbingan Teknis

atau disingkat dengan Bimtek adalah kegiatan yang diperuntukkan untuk memberikan materi pelajaran, bantuan, latihan dan tuntunan untuk menyelesaikan persoalan/masalah yang bersifat teknis. Dalam hal pemugaran dan konservasi suatu cagar budaya juga diperlukan bimbingan teknis.

Balai Konservasi Borobudur menyelenggarakan Bimbingan

 


Biodeteriogen

adalah organisme yang dapat menyebabkan perubahan material cagar budaya yang tidak diinginkan. Prosesnya disebut dengan biodeteriorasi. Biodeteriogen dapat berupa algae, lichens, lumut, jamur, dan tanaman tingkat tinggi.

Biodeteriogen dapat menyebabkan kerusakan baik secara mekanikal maupun struktural. Kerusakan mekanikal dan

 


Biofilms

adalah komunitas mikroorganisme yang berada dalam substrat EPS (Extracellular Polymeric Substances) dan menempel batuan cagar budaya. Matriks EPS berfungsi untuk menempelkan (anchoring) dan melindungi agregat mikroorganisme, memiliki kandungan dominan molekul gula anionic, pigmen, protein, asam nukleat, lipid, debris sel

 


Biologi

merupakan cabang ilmu alam yang mempelajari tentang mahluk hidup. Biologi menjadi salah satu penunjang dalam pelestarian cagar budaya. Di dunia saat ini telah berkembang bidang ilmu konservasi (conservation science), adalah ilmu yang memandang pemeliharan, perawatan, dan pengawetan cagar budaya

 


Bom

adalah sejenis bahan peledak yang pernah meledak di Candi Borobudur dan menghancurkan 11 stupa dan arca. Dua diantaranya tidak dapat direkonstruksi kembali. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 21 Januari tahun 1985. Bom tersebut meledak pada sekitar pukul

 


Capacity

atau kapasitas; daya tampung; jumlah muatan yang bisa/mampu ditampung/diwadahi.

Candi Borobudur merupakan objek wisata yang semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Setiap tahun jumlah pengunjungnya rata-rata mencapai angka 2.000.000 orang, dengan rata-rata setiap harinya sekitar 5000 orang.

 


Cuaca

adalah suatu keadaan rata-rata udara sehari-hari disuatu tempat tertentu dan meliputi wilayah yang sempit dalam jangka waktu yang singkat. Keadaan dari cuaca mudah berubah–ubah, karena disebabkan oleh tekanan udara, suhu, angin, kelembaban udara, dan juga curah hujan. Keadaan cuaca

 


Curah hujan

adalah jumlah air hujan yang terkumpul dalam tempat yang datar pada periode tertentu, tidak menguap, tidak meresap, dan juga tidak mengalir, dapat diukur dengan satuan tinggi (mm). Curah hujan satu milimeter dapat diartikan bahwa dalam luasan satu meter persegi

 


Daya dukung tanah

adalah kemampuan tanah memikul tekanan atau melawan penurunan akibat pembebanan, yaitu tahanan geser yang disebarkan oleh tanah disepanjang bidang-bidang gesernya. Hasil dari penyelidikan daya dukung tanah digunakan dalam perencanaan pondasi.

 


Debit

adalah sejumlah besar volume air yang mengalir dengan sejumlah sedimen padatan, mineral terlarut, dan material lainnya yang ikut bersamanya melalui luas penampang melintang tertentu.

Istilah "debit" juga digunakan dalam bidang lain, misal aliran gas, yang juga merupakan ukuran volumetrik

 


Debu

adalah sejumlah partikel padat kecil dengan diamter kurang dari 500 mikrometer (lihat juga pasir atau granulat). Di atmosfer Bumi, debu berasal dari sejumlah sumber yang dapat disebarkan melalui angin, letusan gunung berapi, dan pencemaran.

Debu yang menempel pada dinding

 


Deformasi

adalah perubahan bentuk atau dimensi apapun dari suatu unsur konstruksi dalam kaitan dengan pengaruh panas dan atau struktural yang meliputi defleksi, ekspansi atau kontraksi elemen (SNI 1741:2008).

Candi Borobudur selalu dimonitoring untuk memantau apakah struktunya mengalami deformasi baik secara