Ensiklopedia Borobudur

 

 

AC 322

adalah bahan Biosida yang digunakan untuk menghilangkan faktor biologis (jamur, algae, lichens, lumut) yang dapat melapukkan batuan Candi Borobudur. Komposisi bahan ini terdiri dari campuran EDTA (ethylenediaminetetraacetic acid), sodium bikarbonat (NaHCO3), ammonium bikarbonat (NH4HCO3), karboksimetil, deterjen, dan desinfektan. Di

 


Accelerator

adalah bahan tambah untuk mempercepat pengikatan beton. Admixture adalah bahan tambah untuk campuran beton.

 


Additive

adalah bahan tambahan yang ditambahkan pada mortar yang berfungsi sebagai penguat, pengeras ataupun sebagai pewarna. Contoh bahan tambahan pada mortar antara lain epoksi resin, silikatek, serat/fiber, karbon dari arang. Epoksi resin pernah digunakan sebagai campuran dalam mortar saat pemugaran

 


Agregat

adalah sebuah campuran pasir dan batu, komponen utama dari beton. Bahan berupa butiran mineral yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran mortar yang jumlahnya kurang lebih 70% dari seluruh material mortar. Agregat dapat berupa material alam dan material buatan.

 


Akuabides

adalah air hasil penyulingan dua kali. Akuades yang diperoleh dari proses penyulingan pertama disuling kembali untuk menghasilkan akuabides. Penyulingan dua kali membuat air semakin murni. Akuabides terutama digunakan untuk pekerjaan analisis laboratorium yang membutuhkan pereaksi dengan kemurnian tinggi, misalnya

 


Akuades

adalah air hasil proses penyulingan atau distilasi. Proses penyulingan menyebabkan air yang dihasilkan menjadi lebih murni dan sangat sedikit mengandung senyawa-senyawa terlarut. Akuadest digunakan pada pekerjaan laboratorium dan konservasi di lapangan. Di laboratorium akuades digunakan untuk membuat larutan pereaksi

 


Andesit

Merupakan suatu jenis batuan beku vulkanik dengan komposisi antara dan tekstur spesifik yang umumnya ditemukan pada lingkungan subduksi tektonik di wilayah perbatasan lautan seperti di pantai barat Amerika Selatan atau daerah-daerah dengan aktivitas vulkanik yang tinggi seperti Indonesia. Nama

 


Araldite Tar

adalah merek dagang bahan pelapis kedap air. Berbentuk cairan kental yang tersusun atas dua komponen, dicampur secara homogen sesaat sebelum digunakan. Araldite tar merupakan polimer berbahan epoksi resin yang dimodifikasi dengan campuran tar. Epoksi bersifat kuat, tahan lama, dan

 


Asam Sitrat

adalah larutan yang mempunyai sifat asam lemah, biasanya digunakan untuk kegiatan perawatan benda-benda logam seperti menghilangkan korosi besi. Asam sitrat merupakan salah satu bahan yang diuji cobakan untuk membersihkan endapan garam yang menempel pada permukaan batuan dinding Candi Borobudur.

 


Asap Cair

merupakan asam cuka (veenegar) yang diperoleh melalui proses pirolisis bahan yang mengandung selulosa, hemiselulosa, dan lignin pada suhu 4000C selama 90 menit, kemudian diikuti proses kondensasi dalam kondensor pendingin. Asap cair tempurung kelapa memiliki kandungan senyawa fenol 4,13%, asam

 


Bahan Kedap Air

atau Water Proofing adalah bahan yang termasuk ke dalam polimer thermosetting yang biasanya ditambah TAR agar dapat menahan tekanan dan desakan. Bahan ini digunakan pada batuan Candi Borobudur dan Candi Mendut untuk menolak air. Sebagai contoh Araldite TAR yang

 


Bahan Konservan

adalah bahan yang digunakan untuk memelihara dan mengawetkan benda cagar budaya dalam rangka mencegah dan menghambat kerusakan serta pelapukan lebih lanjut.

Bahan konservan sebelum digunakan pada batuan Candi Borobudur terlebih dahulu dilakukan pengujian di laboratorium dan di lapangan untuk

 


Basa

adalah istilah untuk senyawa yang secara kimia cenderung menyumbangkan sepasang elektron untuk digunakan bersama-sama dan cenderung menerima proton. Kelompok senyawa ini merupakan pasangan dari asam (memiliki sifat kebalikan). Skala pengukuran tingkat asam-basa (pH) pada larutan adalah 0 - 14,

 


Bata

adalah tanah liat bakar yang digunakan sebagai bahan bangunan, umumnya berbentuk segi empat dan digolongkan sebagai keramik. Di situs sekitar Kawasan Borobudur beberapa ada yang menggunakan bahan bata.

 


Batu

adalah benda padat yang terbuat secara alami dari mineral dan atau mineraloid. Lapisan luar padat bumi, litosfer, terbuat dari batu. Dalam batuan umumnya adalah tiga jenis, yaitu batuan beku, sedimen, dan metamorf.

 


Batu Andesit

adalah salah satu jenis Batuan Beku yang terbentuk dari proses pembekuan lelehan lava gunung merapi yang meletus. Lelehan Lava ini akan membeku ketika temperatur lava turun hingga 900 – 1100 derajat celcius. Batu Andesit merupakan tipikal batu penyusun Candi

 


Batuan

adalah massa materi mineral, baik yang kompak keras maupun yang tidak, yang membentuk bagian kerak bumi. Batuan dapat terdiri dari satu macam mineral atau kumpulan berbagai macam mineral.

Berdasarkan cara terbentuknya di alam, batuan dapat dibagi menjadi tiga jenis,

 


Batuan Beku

adalah batuan yang terbentuk langsung dari pembekuan magma. Magma adalah zat cair-liat-pijar yang merupakan senyawa silikat dan ada dibawah kondisi tekanan dan suhu tinggi di dalam tubuh bumi. Batuan beku yang menyusun Candi Bodobudur berjenis andesit.

 


Batuan Beku Intermediet

adalah batuan beku yang memiliki kandungan silika 52-66%. Andesit yang merupakan batu penyusun Candi Borobudur merupakan batuan beku intermediet.

 


Bendraat

adalah kawat pengikat tulangan dalam istilah Belanda.