Ensiklopedia Borobudur

 

 

Altar

adalah bangunan, komponen bangunan, atau mebel berbentuk mirip meja yang digunakan sebagai tempat untuk penyelenggaraan upacara keagamaan. Altar biasanya tergambar pada relief Candi Borobudur.

 


Antefiks

adalah unsur bangunan yang berfungsi sebagai hiasan bagian luar. Sering ditemukan pada bangunan candi dalam bentuk segitiga meruncing. Karena merupakan bagian dari struktur maka antefiks tidak dapat dipisahkan dari bangunan itu sendiri. Batu antefik biasanya dijumpai pada bagian tubuh,

 


Arca

adalah artefak yang dibentuk menyerupai manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, atau bentuk lain yang dibuat secara tiga dimensi. Arca dapat dihasilkan melalui teknik bentukan tangan, pahat, cetak, dan ukir. Bahan yang digunakan dapat berupa batu, kayu, tanah liat, atau logam. Arca yang

 


Arsitektural

Merupakan hal-hal yang berhubungan dengan seni bangunan. Perkembangan arsitektur Indonesia terbagi menjadi lima periode :

Arsitektur vernakular (tradisional) Arsitektur klasik zaman Hindu-Buddha Arsitektur zaman Islam Arsitektur Kolonial Arsitektur Kontemporer

Candi Borobudur merupakan salah satu bentuk arsitektur klasik Indonesia, yaitu arsitektur periode Hindu-Buddha. Ciri khas

 


Balok lintel

adalah adalah balok pengikat diatas kusen pintu atau jendela yang digunakan pada dinding pasangan baik dengan atau tanpa kolom. Pada bangunan Candi Borobudur susunan batu yang berfungsi sebagai balok lintel ini terpasang pada bagian gapura.

Gambar balok lintel pada

 


Balok spandrel

adalah balok yang mendukung dinding luar bangunan yang dalam beberapa hal dapat juga menahan sebagian beban lantai.

 


Batu Asli

merupakan batu andesit yang digunakan sebagai batu penyusun struktur candi oleh para pendukung budaya Candi Borobudur sekitar abad VIII – X M. Termasuk ke dalam batu asli adalah batu kulit dan batu isian pada struktur Candi Borobudur.

Batu tersebut

 


Batu Lepas

merupakan batu penyusun struktur candi yang belum dapat ditentukan pasangan maupun posisi aslinya pada struktur candi. Berdasarkan kondisi tersebut maka batu lepas tidak di pasang pada struktur candi. Namun demikian batu lepas yang sudah dinyatakan sebagai bagian struktur Candi

 


Batu van Erp

adalah batu baru yang dipasang di Candi Borobudur pada saat dilakukan pemugaran pertama yang dipimpin oleh Theodoor van Erp pada tahun 1907-1911. Batu tersebut bukan batu asli dari periode pembangunan Candi Borobudur, namun ditambahkan pada periode pemugaran pertama tersebut.

 


Beban

adalah suatu gaya yang bekerja dari luar. Ilustrasi Analisis penyebaran beban yang terjadi pada Candi Borobudur pada gambar dibawah.

Gambar penyebaran beban pada Candi Borobudur

 


Beban hidup

adalah semua beban yang terjadi akibat pemakaian dan penghunian suatu bangunan, termasuk beban-beban pada lantai yang berasal dari pada atap.

 


Beban mati

adalah berat semua bagian dari suatu bangunan yang bersifat tetap, termasuk segala beban tambahan, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bangunan tersebut.

 


Beton

adalah suatu material komposit yang terdiri dari campuran beberapa bahan batu-batuan yang direkatkan oleh bahan-ikat, yaitu dibentuk dari agregat campuran (halus dan kasar) dan ditambah dengan pasta semen (semen +air) sebagai bahan pengikat. Material komposit diaplikasikan untuk perkuatan struktur

 


Beton Bertulang

adalah beton yang diperkuat dengan tulangan, didesain sebagai dua material berbeda yang dapat bekerja bersama untuk menahan gaya yang bekerja padanya.

Perkuatan struktur lantai pada Pemugaran Candi Borobudur II (1973-1983) oleh Pemerintah RI dan UNESCO dilakukan dengan membuat beton

 


Bhurloka

adalah tingkat bawah dari halaman bangunan candi yang melukiskan tingkat hidup manusia masih dalam kegelapan. Penggambaran kondisi kehidupan manusia masih dalam tingkat kegelapan terdapat pada relief di kaki Candi Borobudur, yaitu pada relief Karmawibhangga.

 


Bhuvarloka

adalah tingkat kedua (madya) dari halaman suatu bangunan candi yang merupakan lambang tingkat hidup manusia di dunia ini.

 


Bingkai

Merupakan pembatas yang digunakan untuk membedakan suatu bidang permukaan dengan bidang permukaan lain, atau rangka yang dipasang mengelilingi suatu benda dan berfungsi sebagai penguat.

Bingkai dapat berupa susunan kayu atau batu, bisa pula merupakan pahatan, goresan, atau garis yang

 


Blebes

adalah kayu dengan ukuran sekitar 100 x 3 x 4 cm, yang berfungsi untuk mengontrol ketepatan hasil pemasangan blok-blok batu candi. Alat ini biasa digunakan saat dilakukan pekerjaan perbaikan seperti penanganan kebocoran di Candi Borobudur.

 


Bordes

Merupakan dataran horizontal sebagai pemberhentian sejenak saat menaiki tangga. Bordes di Candi Borobudur terdapat di antara lantai 1 dan 2 yaitu pada bagian tangga undak ke selasar.

Bordes pada bagian tangga Candi Borobudur

 


Cantilever

adalah sebuah overhang, terjadi dimana lantai melampaui dan lebih dari dinding pondasi.